Talas Beneng Pangan Lokal

By Admin , 10:05:53 WIB Pangan Lokal
Talas Beneng Pangan Lokal

Manfaat dan Kandungan Gizi :

Talas Beneng (Xanthosoma undipes) merupakan singkatan dari besar dan koneng yang artinya berukuran besar dan berwarna kuning merupakan jenis umbi yang memiliki prospek sebagai bahan pangan pokok dan fungsional.

Talas Beneng memiliki karakteristik yang berbeda dengan talas dari daerah lainnya.  Talas ini tumbuh liar di lereng gunung, memiliki batang yang besar dan panjang serta pada bagian akarnya terdapat umbi-umbi kecil (kimpul) yang bergerombol. Umbi beneng muncul diatas permukaan tanah, sedangkan talas lain terpendam. Komposisi kimia beberapa jenis talas dapat dilihat pada Tabel berikut :

Tabel 1.  Komposisi Kimia Beberapa Jenis Talas

Karakteristik (%) Talas Bogor Talas Beneng Talas Kalbar Talas Malang

Kadar Air

Kadar Pati

Kadar Protein

Kadar Abu

Kadar Lemak

Kadar Oksalat (ppm)

Rendeman Tepung

77,00

18,03

2,65

7,84

0,47

8.578,28

23,08 

84,65

6,97

8,77

8,53

0,43

61.783,75

10,24 

67,08

22,06

1,85

5,37

1,07

7.328,18

25,31 

53,50

30,84

2,70

1,95

0,43

10.887,61

31,33 

Sumber: BPTP Banten

 

Talas beneng merupakan salah satu jenis talas yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan pengganti beras.  Dalam 100 gram talas beneng terkandung :

-      Energi 83,7 kkal

-      Protein 2 gr

-      Lemak 0.27 gr

-      Karbohidrat 18,3 gr

-      Pati 15,2 %

 

Produk Olahan :

Talas beneng dapat diolah menjadi berbagai bahan makanan seperti  

-      Tepung

-      Aneka keripik

-      Aneka kue basah

-      Mie basah/kering

 

Tepung talas dapat diolah menjadi aneka produk yang meliputi produk kering, produk semi basah dan basah. Produk kering dapat dibuat dengan tepung talas 100% seperti kue kering. Produk semi basah seperti brownies juga dapat dibuat dengan 100% tepung talas. Produk basah seperti kue lumpur dapat dibuat dengan campuran terigu atau tepung lainnya.

Produk kue kering yang dibuat dari tepung talas mempunyai ciri tekstur yang sedikit kurang renyah namun memiliki warna yang menarik. Untuk memperbaiki tekstur, tepung talas dapat dikompositkan dengan tepung singkong. Tepung talas juga dapat dikompositkan dengan tepung lain untuk memperbaiki sifat-sifatnya atau memperkaya kandungan gizinya. Sebagai contoh, tepung talas yang dikompositkan dengan tepung pisang dan kacang hijau (perbandingan 50:30:20) lalu diolah menjadi menu sarapan memiliki nilai gizi yang cukup lengkap untuk sarapan.

Talas beneng memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan sebagai sumber pangan lokal. Ukurannya yang besar dengan kadar protein yang tinggi serta warna kuning yang menarik adalah kelebihan yang dimiliki talas beneng yang menjadi ciri khas yang tidak dimiliki talas jenis lain.

Walaupun mengandung kadar oksalat yang tinggi. Perlakuan perendaman dalam garam dapat dilakukan dengan menurunkan kadar oksalat. Selain perendaman dengan garam, perlakuakn perebusan juga dapat menurunkan kadar oksalat total talas hingga 77%.

 

Potensi pengembangan :

-           Luas 50 Ha dengan provitas 30 Ton/Ha

Lokasi penanaman : Kecamatan Karangtanjung, Pandeglang, Cadasari, Mandalawangi




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment